Manila, 15 Maret 2009, 18.58 Philippines Time
Hari terakhir di Manila dihabiskan dengan belanja oleh2 buat semua. Gak terasa peso ku habizzz tinggal pas buat ongkos. Perjalanan melelahkan dari Puerto Galera membuat ku cukup kelelahan. Namun, masih harus online buat beresin hotel di Malaysia. Hari ini diakhiri dengan pertemuan dengan sopir taksi yang ramah namun tidak menyenangkan. But, it’s OK. Banyak pelajaran dan cerita menarik yang ku dapat di sini. Tunggu cerita berikutnya dalam “Sepanjang Perjalananku di Manila”. Waahhh, dah kangen makanan Indonesia nih, disini “menderita” karena makanan gak beres. Terakhir makan nasi kemaren dan baru sore ini makan nasi + fried potatos coz its difficult to find a Hallal food. Hmmm, i miss Indonesia.
March 18, 2009 at 10:36 am
dari semua perjalanan hidup dengan mengarungi segala keindahan yang ada, kalo boleh tahu apa yang ibu pikirkan untuk semua itu?
hanya karir kah?
why do u wanna know? I don’t even know who u r. Why should I answer that? Anyway, akan sy jawab, coba terjemahkan sendiri. Live is not all about carier. Karir hanya efek samping dari apa yg telah sy jalani untuk mencapai tujuan sejati. Karier bukanlah tujuan hidup saya, mungkin saja satu saat sy tak lg berkarir. Gak paham jg mengapa Allah menganugrahkan nikmat ini (karir yg kata orang bagus) sehingga seolah2 hanya memikirkan karir. Jika sy hanya memikirkan karir, kemungkinan besar saat ini sy sudah berada dibelahan lain bumi ini.