Lama tidak nulis di blog, apa lg tulisan ilmiah. Duuuh, kangennya dengan aktifitas ku yg satu ini. Jd di kelas smbil ngawas kuis dibelain nulis di e-diary ini. Terbesit untuk menulis judul  berkenaan dengan isu hangat kenaikan gaji mentri dan pejabat yg baru dilantik baru2 ini. Mengapa orang2 berebut ingin jd mentri. Hnya demi jabatan dan harta yg cuma sesaat bahkan ada yg rela menanggalkan nilai2 prinsip moral. Pdhal jd pejabat itu adalah beban beraaaat. Musibah besar. Amanah rakyat dipundak yang akan ditagih dunia akhirat…

Setidaknya itu yg kurasakan berkenaan dengan posisiku sekarang. Ampuuuun beraaatnya, saking beratnya kdng bdan ini dah mati rasa, msh untung bs bernafas, kata mundur sudah sering terucap seperti jabatan dlu yg kutinggalkan, tp kembali dibebankan tugas lain. Namun, niat bantu orng dan sabar, tawakal pd Allah  sj yg msh menguatkan hati untuk tetap jalani. Ap lg kl jd mentri, waaaah tak terbayangkan btapa susahnya. Jabatan dan harta adalah satu paket tak terpisahkan. Sehingga bnyak yg tergiur olehnya. Namun, jika diikuti dgn niat yg salah malah bisa menjerumuskan dalam kesesatan. Jabatan dan harta bukan  yang utama. Semoga para pejabat dapat menjalankan tugasnya dengan amanah.

Allah SWT akan menambah nikmatNYa jika hambanya terus bersyukur, anmun jika ingkar maka azabNya akan sangat pedih. Janganlah mengejar jabatan dan harta yg fana. Bekerjalah untuk suatu prestasi yang kan abadi takkan luntur di makan waktu dan harumnya mewangi sepanjang masa… :)

Semua orang memiliki pendapat dan pikiran masing-masing lengkap dengan egonya yang selalu ingin didengarkan org lain. Bayangkan apa yg terjadi jika semua bersikap yg sama, siapakah yg akan menjadi pendengar? itulah mengapa demo2 seringkali berakhir rusuh, aktivitas kerja menjadi panas, hubungan silaturahmi jd renggang akibat tidak lancarnya komunikasi 2 arah.

Mendengarkan terkesan sederhana, Cuma pasang telinga saja. Namun, tidak semua orang bisa melakukannya. Kunci ilmunya adalah kesabaran. Namun, lagi2 tidak sesederhana katanya. Kesabaran adalah hal sulit untuk dijalani, dan ilmu yang tidak dapat dipelajari dalam waktu singkat melainkan latihan terus menerus oleh cobaan hidup. Ujian yang hadir kadang menjatuhkan, namun ketika kita berhasil bangkit dan lulus dari ujian maka kembali terlahir sebagai individu dengan otot kesabaran yang jauhh lebih kuat. PASTI!

Ketika mendengarkan, kita mencoba berempati, mempelajari masalah, dan mencari solusi. Namun, jika tidak mampu menghadirkan solusi. Setidaknya menjadi pendengar yang bijak akan membuat beban seseorang terbagi, tanpa harus berkomentar apapun. Jangan sekali2 menghakimi meski pandangan kita mengatakan ada yang salah. Cari moment lain untuk menyampaikan pandangan tersebut.

Sedikit cerita, ada seorang yang dimataku tadinya sosok yg sangat kuat, bijak dinilai dari tutur kata dan sikapnya. Dinilai sebagai motivator yg dipercaya rekan2nya. Namun, tak ada gading yg tak retak. Satu waktu beliau menghampiri dan ”curhat”. Dari pembicaraan kami, beliau mengatakan dia tdk bermaksud curhat tp entah mengapa ketika bertemu sy keluarlah semua isi hati. Selama ini tidak ada yg bisa mendengarkan dia krna dia dianggap orng yg tak pnya masalh dan bs memotvasi diri sendiri. Dia menggap percuma menceritakan masalah pada org lain, toh takkkan kasih solusi. Tapi, pendapat itu berubah. Dengan berbicara dengan sy, bebannya sedikit terbagi yg dibuktikan dengan tetesan air mata yg cukup mengejutkan bagi sy. Padahal sy cm mendengarkan dan berbagi cerita tanpa memberi solusi apapun.

DSCN1710cBelajarlah menjadi pendengar yang baik jika ingin didengarkan oleh orang lain. Seorang pemimpin yang bijak harus mampu mendengarkan bawahannya. Hubungan yang sehat harus mampu mendengarkan partnernya. Manusia yang ikhlas harus mampu mendengarkan kata hatinya. Have I ?????

Rinduku tak berujung pada Mu,

Betapa sayang dan cintanya Engkau pada ku.

TakKau biarkan aku terpuruk dalam kesedihan,

Kau beri nikmat setelah cobaan.

Rinduku pada Mu tak tergambar

JanjiMu memantapkan hati tuk terus bersabar

Hingga waktunya tiba, panggilan Mu terdengar

Ya Allah,

Jika amalnku sudah cukup menghandarku ke surgaMu, ku ingin dengar PanggilanMu kini.Jika tidak, berilah aku kesempatan memperbaiki.

Jika amalnku sudah cukup menghandarku ke surgaMu, namun banyak yang mencintaiku di dunia fana ini, ijinkan aku membahagiakan mereka dulu sebelum kau panggil aku menuju surgaMu.

Amin Ya Robbalalamin…

Jumat, 26 Juni 2009 | 08:50 WIB KOMPAS.com — Michael Jackson, salah satu artis terkenal pada abad ini dan dijuluki Raja Pop, meninggal dunia pada Kamis (25/6) setelah terkena serangan jantung.

29 Agustus 1958,  Michael Jackson lahir di Gary, Indiana. Dia anak ketujuh dari Joseph dan Katherine Jackson.

1963 Pada usia lima tahun, Michael muda menunjukkan bakat sebagai penyanyi hebat. Dia dan keempat saudaranya mulai tampil bersama dalam grup Jackson 5 dan sang ayah sebagai manajer.

1968 Motown Records memboyong Jackson 5 dan keluarganya ke Los Angeles, California. Single pertama mereka “I Want You Back” dirilis pada November 1969.

1970 Jackson 5 kemudian menelurkan album hit termasuk “ABC”, “The Love You Save”, dan “I’ll Be There”. Michael yang saat itu berusia 11 tahun dan sebagai vokal grup mulai muncul sebagai superstar.

1975 Jackson 5 meninggalkan Motown dan beralih ke Epic Records. Mereka mengubah nama grup menjadi Jacksons dan tetap melejit dengan lagu-lagu mereka, termasuk “Enjoy Yourself” dan “Shake Your Body (Down to the Ground)”.

1979 Michael Jackson merilis album solo Off the Wall. Diproduksi Quincy Jones, album itu terjual lebih dari 7 juta kopi, termasuk lagu andalan adalah “Don’t Stop Til You Get Enough” dan “Rock with You”.

1982 Jackson menjadi superstar dengan merilis album solo kedua, Thriller. Dengan lagu andalan dan video klip dalam lagu “Billie Jean” dan “Beat It”, menjadikan album ini paling laris sepanjang masa.

1984 Thriller meraih nominasi delapan Grammy Awards dan delapan nominasi itu akhirnya dimenangi.

Februari 1993 Jackson tampil dalam Oprah Winfrey Show dan menjelaskan mengapa dia mengubah kulitnya menjadi putih. Dia juga menceritakan betapa ayahnya sering memukulinya saat masih kecil dan dia menjadi takut terhadap sang ayah.

Agustus 1993 Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun yang dikenal sebagai teman Jackson menuduhnya melakukan pelecehan seksual berkali-kali selama lima bulan di ranch Jackson di Encino, California. Jackson kemudian digugat di pengadilan.

12 November 1993 Jackson membatalkan konsernya. Disebutkan dia kecanduan obat pembunuh rasa sakit. Dia mengatakan menjadi pecandu obat pembunuh rasa sakit setelah menjalani rehabilitasi pascaoperasi, sebuah prosedur yang dia butuhkan setelah rambutnya terbakar ketika syuting iklan pada 1984.

25 Januari 1994 Jackson membayar sejumlah uang damai untuk menghentikan gugatan. Keluarga bocah itu awalnya meminta 20 juta dollar AS. Jackson memberi antara 10 juta dollar AS dan 20 juta dollar AS.

18 Mei 1994 Jackson menikahi Lisa Marie Presley, putri Elvis Presley. 18 Januari 1996 Jackson dan Presley bercerai setelah dua tahun menikah.

15 November 1996 Jackson menikahi Debbie Rowe, seorang perawat yang dilaporkan mengandung anak Jackson dalam proses inseminasi. Putra Jackson, Prince Michael Jackson Jr, lahir pada 12 Februari 1997. Pasangan ini juga memiliki anak perempuan, Paris Michael Katherine pada 3 April 1998. 8 Okotober 1999 Jackson dan Rowe bercerai dan Jackson mendapat penguasaan penuh mengasuh anak-anak.

November 2002 Jackson dihujat karena mengayunkan anaknya di pinggir balkon lantai kempat rumahnya untuk mempertontonkan anaknya kepada fans.

18 November 2003 Puluhan polisi menggeledah rumah Jackson. Ia kembali dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak. 13 Juni 2005 Juri menyatakan Jackson tidak bersalah.

5 Maret 2009 Jackson mengumumkan akan tampil sekitar 10 menit pada Juli di London’s 02 Arena. Dia mengatakan itu adalah konser terakhirnya.

10 Mei 2009 AEG live mengumumkan sejumlah konser di London itu ditunda.

25 Juni 2009 Los Angeles Coroner’Office membenarkan Jackson meninggal dunia karena serangan jantung. Brian Oxman, pengacara keluarga Jackson, mengatakan, Jackson ambruk di rumahnya di Los Angeles, California.

My Review:

Akhir yang cukup tragis buat seorang legenda yang semasa jayanya menjadi pujaan dan idola banyak orang. May he rest in peace and may god bless him...

Semua pasti akan dapat giliran dipanggil, tinggal kita yang harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dan bekal yang cukup untuk ke sana. Gajah mati meninggalkan gading, hiduplah sebaik mungkin untuk menggapai keindahan hidup yang sebenarnya dan meninggalkan kenangan indah bagi semua…

Sebagai salah satu upaya untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan teknologi khususnya di bidang Teknologi informasi dan Komunikasi (TIK), STMIK MDP mengadakan pelatihan pembuatan web blog sebagai salah satu wujud pengabdian pada masyarakat Sumatera Selatan. Pelatihan ini ditujukan bagi para pengerajin songket dan cinderamata khas Palembang dengan tujuan untuk memperluas pangsa pasar kerajinan khas Palembang hingga ke seluruh dunia dan berdampak pada perekonomian masyarakat Palembang khususnya.
“Pelatihan ini disponsori oleh direktorat jendral pendidikan tinggi guna mendukung program kreatifitas mahasiswa sehingga mahasiswa STMIK MDP tidak hanya mampu menguasai teknologi terkini dibidang TIK namun juga dapat mentransfer ilmu tersebut pada masyarakat” ungkap Shinta Puspasari, S.Si, M.Kom selaku pembimbing kegiatan mahasiswa tersebut. “ Kegiatan ini menjadi media pembelajaran bagi kami dalam menerapkan ilmu yang di dapat di kampus langsung pada masyarakat sehingga benar-benar terasa manfaatnya” ujar Fiqri Abror mahasiswa jurusan Sistem Informasi yang berperan sebagai Ketua Pelaksana.
Pelatihan yang dilaksanakan tanggal 6 Juni 2009 di STMIK MDP diikuti oleh sekitar 50 orang peserta diharapkan dapat memberikan dasar ilmu yang kuat bagi para pengerajin dalam mendukung pemasaran produk kerajinan songket dan cinderamata khas Palembang secara online dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan pada umumnya.

“Bu Shinta Moderator ya besok!” tiba2 p Jo muncul ketika aq sedang menyantap makan siang di meja. “Moderator apaan pak? Seminar besok? Waduuuh, jangan saya dong pak, P’ Wijang ajach” buru2 ku tolak kerjaan berat itu karena belum pernah sebelumnya. Lagi pula pembicaranya “kelas berat” sekelas p Ucok jd gak PD, Prof. Dr. Eko Indrajid,M.Sc dan satu lg dari Klub Guru Indonesia. “ Gak bisa, beliau harus talk show, Ok besok ya bu!”lanjutnya lagi. Tanpa bisa membatah lg kalo p Jo dah ngomong akhirnya” Iya dech pak, Sip lahhhh” dengan nada yakin padahal dalam hati Wahuuuuhhh celaka nih, kerjaan lg, kalo jelek bisa ancur reputasi……

Ku coba yakinkan hati “AQ PASTI BISA, KAN BIASA SEMINAR, MODERATOR AJA MAH KECIIIILL” tapi tetep aja gak yakin … :( . Abis ngajar malem ternyata dikasih kostum kaos yang superrr kegedean, mana gw lagi underweight lagihhh. Kebayang kalo gw pake celana+kaos itu kayak orang2an sawah…waaah bisa jd bahan tertawaan gw tar di atas panggung 450 lebih pasang mata memandang…duhhh, tambah gak PD jdnya, tawa P Rahmans n P Wijang menambah ketidakPDan ku. Celaka 12 kalo aq gak PD oleh saltum, pulang nya setelah ngopy brosur KNSI beres langsung fitting n kecilin kostum, daaaan Alhamdulillah BERHASIL. Jd lumayan PD, setelah baca2 materinya, Hmmm…jd PD, setelah minta doa dari orang2 terdekat jadi tambah PD dech :D .

DSCN1649Edit

Yesterday was the show time. Evrytn went just that way. I’ve tried to do my best. That’s all I could do. Let’ others give the judgmen. Thank god it ran well. Ada moment yg sedikit “menyentuh” dan bikin bener2 berasa artis. Ada yg nyalamin trus bilang “ Oh ini toh orangnya, saya selalu liat di koran tp gak kenal”. Duuhh, jd malu…hi…hiii… Alhamdulillah, puji syukur pada Allah atas kesempatan, kelapangan, pencerahan pikiran, dan kemudahan yang Dia berikan. Keberanian yg Dia berikan pada ku untuk mencoba, makin memantapkan hati bahwa KEBERHASILAN TAKKAN DATANG JIKA TIDAK MENCOBA, KETAKUTAN HANYA MENGHAMBAT KEBERHASILAN, KEYAKINAN PADA ALLAH AKAN MENDATANGKAN NIKMAT TIADA TARA…

100_3378 Banyak kesalahan mengambil   langkah di masa lalu, meskipun langkah yang tepat lebih buanyak..he..he… Wish there is a second chance for me to fix those all stuffs to be better, hopefully. Priceless lessons from the journey of my life make me grow up.

Last week self evaluation made me understand a lot of thing that I’m nothing but shinta who’s trying to be like a star. Shining on the sky all night long, disappear when the sun shine but will shine again when the dark came. Making all people happy in the dark night when they are looking at it. What a happy life if that could be happen…

Next Page »