New Year is begin with getting well body after full droped at the year end. Alhamdulillah di awali dengan nikmat kesehatan di 2012 ini, tahun lalu ditutup dengan sakit yang terakumulasi, semoga jd penghapus dosa. Amin…
Dammmmn I’m Good. Yeaaaahhhh….There are only 2 options, Fight or Fear, But for me no choice, Let’s Fight….
January 1, 2012
October 6, 2011
Well, it used to be the most task I hate. Ceritanya dulu, saat mau lulus kuliah kalo ditanya mau kerja apa, ada dua yang ku jawab, tidak ingin di Bank dan jadi dosen. Nyatanya, 5 lamaran pekerjaan pertama ku semua applying ke bank BUMN, private, dan Bank Sentral, di Palembang hingga kantor pusat Jakarta. Semuanya hampir memasuki tahapan akhir, dan bahkan terhenti saat wawancara. Dulu masih idealis, kalo tak sejiwa maka tak mau kerja. Jadi waktu tes psikologi selalu gagal, dan waktu wawancara jg gagal. Contoh pertanyaan waktu wawancara, Bagian apa yang tidak anda sukai? marketing jawab ku. Bagian apa yang disukai ? Sistem analyst. Kembali dengan mantap selalu jawaban ku sama, dan untuk kesekian kalinya pula langkah ku terhenti. Baru ku ketahui bahwa mereka rata-rata mencari orang marketing. Apa boleh buat, bidang itu memang tak kusukai tp dak ada penyesalan hingga sekarang, wlw dulu ad kecewa etrutama keluarga besar yang sudah ngebayangin gw jadi Bankir di Jakarta
Dulu, bagi ku marketing itu pekerjaan yang penuh dengan politik sesat, melibatkan kebohongan demi keuntungan sebesarnya, bahkan menghalalkan segala cara, terkadang dibenci orang karena terkesan memaksa, di kejar-kejar target, sehingga tak akan nyaman dan enjoy dalam bekerja. Menawarkan produk seakan harus memelas memohon belas kasihan orang agar membeli produk mereka ( berdasarkan pengalaman dan baca referensi di luar dan dalam negeri : p) ….hmmm enggak banget bg gw tuk kerja seperti itu.
Tapi itu dulu, sekarang udah beda. Marketing tak seburuk itu. Kita tetep bisa memasarkan produk dengan elegant secara cerdas. Ditempat kerja ku saat ini menuntut kami berperan multitalent, sebagai HRD, sistem analyst, administratif task, EO, dan salah satunya sebagai marketer. Awalnya berat, namun lama kelamaan mulai menikmati. Marketing ke luar kota Lampung, Bengkulu pernah ku jalani, hitung-hitung jalan2 setelah penatnya tugas kantor ku jalani, tp kalo banyak task kadang ku tolak juga misal kemarin tiba2 ditugaskan ke Pangkal Pinang, pdahal baru2 minggu pulang dari Bandung studi lapangan. Dengan marketing mencoba merasakan susahnya mencari duit di jalanan
. Berpanas-panas, bermandi peluh, tak dianggap, diremehkan, dll. Semuanya dinikmati dan membuat gw makin bersuyukur bahwa perkejaan gw masih jauuuh lebih baik dari seorang salesman sebenarnya
.
Banyak kejadian saat marketing, mulai dikira masih anak kuliah, sampe ada yang ga percaya kalo gw udh S2 dan juga ada yang terbelalak saat gw kasih kartu nama…hahahaaaa. Kejadian terakhir yang paling sering terjadi, tiap kali kunjungan, kami diberlakukan sangat tidak nyaman oleh SDM di lokasi, disuruh menunggu lama tanpa minum atau kata2 satu pun, duduk di ruangan penuh dengan asap rokok bapak2 dan ibu2 yang asik makan jajanan sambil ngeliatin kami dengan pandangan agak ke bawah. dalam hati ku berkata, syukurlah ini bukan kantor gw, bisa stress gw kalo iya…ckckkkk… Namun setelah diskusi banyak, ketika akan pulang dan ku serahkan kartu nama, terlihat berubah eksepresi raut muka mereka dan kata-kata yang kear hampir tak beraturan lagi….wkwkkkkk, selalu jadi hiburan kami setelah dongkol di awal kunjungan.
Minggu lalu kembali di tune up dengan training Scale Up Ur Sales Potential setelah sebelumnya Service With Heart, sangat berguna buat meningkatkan keahlian gw sebagai Customer Care
, semua berawal dari hati, jika hati bersih, niat suci, InsyaAllah semua pekerjaan itu akan membawa kebaikan walau sekecil apapun, niatkan ibadah pada Nya saja
.
La hawlawalakuataillabillah, AllahuAkbar …
January 7, 2011
whahahaaa…asli pas baca judulny aj gw langsung ga nahan… abis diskusi di meja bundar, tau2 pas balik ke kantor dari syuting PalTV pa’Rach kasih gw tuh buku yg baru dia beli…
Tuh buku berisi kumpulan cerita pengalaman para karyawan mengenai boss mereka masing2. Ada yg gaptek, tulalit, tempramental, sotoy, de el el yang ujung-ujungnya berakhir pada kejadian2 yang membuat mereka terlihat bodoh.
Bagi gw boss itu orang yang ku hormati, berkarakter, punya visi misi, bijak, cerdas. Makanya gw suka manggil orang dengan sebutan boss, bukan ‘boss’ dalam artian sebenarnya, apalagi yang negatif. Kalo tuh orang malah ‘ngeboss’ , weeehhh …kelaut aj loe. Tp akhirnya gw tau, knapa ada orang yg ga suka dipanggil boss, krn mungkin bagi dia boss itu memiliki karakter yang seperti disebutkan dalam buku EnsillyBosspedia ” My Stupid Boss” itu…hehehhe… i c now
Satu lagi yg buat gw ga nyenyak tidur smalem. karena kebiasaan gw manggil orang dengan boss, senjata makan tuan. Semalem boss sms pas gw lg ngajar, tanya masalah mahasiswa sore tadi . Di akhir sms beliau reply, ” Oke bos
“. Waduuuuuhhh…langsung gw minta ampun. Eeehh replyny tambah menakutkan, lngsung reply lg…” Oh no sir, u r the boss! siap jalankan perintah. Peace boss!”… Mimpi buruk sebelum tidur, ketika boss besar nyebut gw boss, ga lucu walw cm maen2
…pdhal gw biasanya manggil orang dengn “boss” buat seru2an aj, kelakar kalo orng Palembang bilang sih
Anyway, dari buku itu jadi tambah penasaran. How to be a good leader, A Smart boss?….Hmmm, mg aj ada bukuny juga.
December 8, 2010
Pagi ini aku mencoba hitung pencapaian kehidupan akhir tahun
Ku coba hitung yang kekurangan dan tak tercapai tahun ini : 1,2, 3,…, 20 Hmmm <20 rupanya.
Sekarang hitung yang masih ku miliki dan tercapai tahun ini: 1,2,3,4,5,6,7,8,…~ Huuuuuah ga bisa dihitung semua. Terlalu banyak nikmatNya, wajah tak berjerawat pun br termasuk hitungan ku setelah akhir2 ini muka jerawatan gara2 males cuci muka..
Alhamdulillah wa syukurillah…
Tapi biasalah manusia, kadang nikmat yang banyak masih saja kurang kalo dilihat dari kekurangan. Menuntut kesempurnaan padahal tak ada manusia yang sempurna. Tadi pagi si bontot kesiangan, jd gw telat ngantor. Seandainya gw bisa bawa motor, pasti ga kan telat, sepanjang jalan bete ditambah lagi muaceettt di sudirman. Liat cwek bw motor, kyaknya keren liatnya” Andai gw bisa ngendarain motor pasti gak kan tergantung orang mulu kyk gne, ga akan telat, ga akan bete pagi2″ pikir ku. Namun sungguh Tuhan maha Pengasih dan Penyayang, karena macet capek juga ngerem mulu, belok kanan kiri, Duuuh untung bukan gw yang nyetir. Liat cewek di trotoar nunggu angkot kena asep di antara kemacetan dan pastinya bakal lebih telat dari gw ngantornya, Duhhh untung gw bisa naek kendaraan pribadi walau ngompreng. Pas simpang Rajawali, liat cewek pake kostum wisuda lengkap dengan sanggul dan full make up bawa motor ga pake helm, trus pake kain. ” Waduuh, tu cewek emg ga ada yg bisa nganter apa ya padahal moment yg harusnya didampingi oleh keluarga”….Seketika hati tersentak, gw bahkan punya adek yang bisa ku tarik hidung nya bwt nganter gw ngantor. Ya Allah, begitu aku mengeluh soal kekurangan, seketika itu pula engkau perlihatkan betapa BESAAARRR sebenarnya nikmat yang telah Engkau karuniakan kepada hambaMu yang hina ini.
Kebahagiaan tak diukur dari apa yang dicintai tapi apa yang mencintai.
Tahun berganti, gantungkan harapan di hati , yang sempat terisi namun kembali kosong.
Sabar menanti hingga ia akan terisi oleh yang memang layak menempatinya, ku yakin Allah maha segalanya.
Terima kasih Tuhan, Hari ini aku masih hidup…
Terima kasih Tuhan, Hari ini aku masih kau beri macam nikmat walau tak lengkap…
Terima kasih Tuhan, Hari ini aku masih bisa berharap…………..Amien
October 20, 2010
Pagi ini tidur ku dibangunkan oleh lembutnya sentuhan hawa embun pagi karena hujan deras dirangkai petir. Merdunya lantunan firman Allah, mengembalikan seluruh serpihan jiwa ku ke jasad yang masih terbujur lemah. Alhamdulillah, walau ikhlas jika tidur tak bangun lagi, tapi Allah masih berkehendak lain…
Setelah mengadu pada Penguasa Alam Semesta beserta isinya, hari ini 20-10-2010, dimulai sejak terbitnya Matahari, aku mulai merivew hasi l penjelajahan Negeri Matahari Terbit yang belom sempat kulakukan karena kesibukan dan memulihkan kondisi kesehatan akibat sakit di negeri orang
…
04.50 : Matiin lampu luar, liat keluar hmmm… mendung, tanaman pada segar, matahari belon nongol. Nyalain TV kenceng2 biar yang laen pada bangun
. Masak nasi, buka kulkas, daaaann siap-siap buat nyiapin lunch box…
06.15 : Finally, the lunch box was ready. Wuiiiihh… Onigiri Rasa Arem-arem Bentuk Hardisk hahaha (coz Made in Indonesia By M.Kom.
) setelah diliat2 dan dibauin..hehe, bikin kangen aja dengan Jepang, suasananya di sana…Hmmm…MbkYu Chastine & Indah, aq kuangen tenan rek
, mg jmpa 2011 di Sby or Aussy kale yach
…Amin
07.40 : OTW to office , like always my Dad take me there , having a programming class this morning. I was late
because of losing my wallet, no idea where was it. Might be in my locker and I didn’t notice it at all till this morning coz have to pay my Halo bill tday. What a smart girl…ckckckkkk
.
12.05 : Lunch time. Ad yg pingin nyicip Onigiri nya…hahaha. ” Ayuk pernah liat di TV, ternyata cak ini ye rasonyo, kok katek raso ye? ” ujar yuk @DienNovita. Soale sudah meresap ke nasinya, jd ga ada rasa kalo makan kulitnya doank yux… dan rasanya ternyata masih bisa diterima lidah, ga mengecewakan..hehe
13.45 : Mereview Jelajah Negeri Matahari Terbit, 22 – 30 Septeber 2010. Dalam rangka presentasi Accepted paper di iFan 2010 @ TMU sekaligus menghadiri Mini Simphosium di Hirota Lab @ TIT. Ceritanya luarrr biasa, speachless, terlalu panjang kalo dirangkai kata2 walau hanya beredar di Tokyo dan Yokohama ( dua kota dengan biaya hidup Top 5 tertinggi di dunia…ckckck..makanya gaji gw ludes bulan lalu padahal cm 9 hari di sana) . Mass transport disana mayoritas menggunakan Kereta, untuk satu station sj minimal 120 Yen ( 1 Yen = 105 IDR per 21 Sept’ 2010) . Kenyamanan, low cost dibanding mobil pribadi, dan keamanan yg dijanjikan membuat warga lebih memilih mass transport ini. Kalo makanan, jangan ditanya, minimal 150 Yen untuk sekepal Onigiri Tuna, semangkuk mie Soba+ Tempura = 470 Yen, sebotol air mineral 120 Yen. Apa lagi Sushi, minimal harus merogoh 500 Yen untuk porsi kecil saja. Untung gw gak doyan jd ga dalem banget ngerogoh kantongnya bwt ngisi perut..hehe. Banyak pengalaman dan pelajaran yg aku dapat dalam perjalanan singkat itu. Mulai dari budaya hingga Teknologi mereka, yg sangat menarik adalah bagaimana budaya mempengaruhi kepribadian dan kerja mereka sehingga efektif dan efisien ( hmmm ingin satu saat nanti bisa ku terapkan di perusahaan ku sendiri … Amin Ya Allah). Gambar2 berikut dapat menyampaikan jutaan kata dan rasa yang tertanam di hati ini. Semua datang dari Allah, atas Izin allah, padaNya jua ku kemmbalikan, Alhamdulillah. Niat baik, dijalankan dengan baik, insyaAllah hasilnya juga baik walau sempat ga dapet restu ibu. Luar biasa, mmang Bukan ‘Shinta’ Biasa [ narsiskumatlagi.com].


- @Harajuku Station
- with Dr. Indah @Landmark Tower
- Shoba Mie @ Nagasuta
- @TIT Suzukakedai
- Sakura Dorayaki @iFan
- @Minato Mirai
- with Dr. Chastine
- @ Roponggi Hill
- my lunch box
October 14, 2010
Istilah pekerja, karyawan, dan bawahan seolah memiliki arti yang sama padahal maknanya berbeda. Saya adalah seorang karyawan walaupun nyatanya tetap seorang pekerja dan bawahan. Tapi bukan berarti harus selalu pasif nunggu perintah atasan dan patuh dengan semua titahnya. Seorang karyawan, baik itu sebagai bawahan ataupun atasan dalam suatu unit kecil, seharusnya patuh pada visi dan misi perusahaan sehingga informasi yang diperoleh berkenaan dengan perusahaan baik atau buruk harus disampaikan pada big boss ( bukan asal boss senang dengan cari muka dan menjilat sana sini..amit amit dech) untuk kemudian dicari solusi terbaik. Seorang pekerja seolah-olah tidak diberikan pilihan selain menuruti perintah. Padahal seharusnya, sence of duty yang dimiliki oleh karyawan menggerakkannya untuk berkarya tanpa menunggu perintah. Sehingga tidak akan muncullah perasaan bahwa ia tidak dihargai, tidak diperhatikan oleh boss seolah-olah atasan tidak suka atas keberadaan atau hasil kerjanya ( ciri karyawan dengan kinerja rendah karena ia bahkan tidak tau nilai dirinya sendiri apa lagi sang atasan).
Jadi kita bekerja bukan tergantung siapakah leadernya, tapi kontribusi apa yang bisa kita berikan dalam team work. Berinisiasi, kreasi, dan inovasi apa yang bisa kita lakukan hingga bisa sukses capai misi yang ditargetkan. Bahkan jika leader ‘menyimpang’ dari misi, bawahan tetap leading up tanpa terpengaruh dengan berpegang pada keyakinan dan prinsip pribadinya meski harus jadi ‘pembangkang’ sekalipun demi misi perusahaan. Hilangkan pikiran bahwa kita hanya bawahan yang orang ‘suruhan’ dan bekerja sesuai perintah boss. Bekerja bukan karena mengejar pangkat atau jabatan (berakibat terjadinya politik kantor yang tidak sehat), tetapi untuk sebuah prestasi. Bekerja untuk menghasilkan karya terbaik, bermanfaat bagi semua orang, dan menjadikannya bagian dari ibadah pada Tuhan YME.
October 10, 2010
Tanggal cantik tuk lembaran baru
Posted by Shinta Puspasari under My Journey, My Review[2] Comments
10-10-2010 nice number isn’t it? Dulunya ku impikan akan jadi tanggal
special, tapi semua tinggal mimpi. Banyak orang yg menggoreskan cerita indah di lembaran hidup mereka karena angka cantik di atas yang membuat momentnya terbingkai lebih indah…beruntungnya mereka. Walau tak bisa mengukir prasasti indah di hari ini, tp lembaran baru telah ku persiapkan. Sejak semalam hingga pagi tadi introspeksi diri mendalam ku lakukan tuk bersihkan hati dan ambil langkah ke depan mengisi lembaran hidup yang entah tinggal berapa lagi. Lembaran lama penuh dengan air mata, canda tawa, kegagalan, dan keberuntungan. Thank God for all I’ve got and missed. The sun will shine after the rain and the dark cloud have gone, the stars will shine only for the one who love its and keep shining no matter what, where, and when… Started from this beauty number, new beautifull stories will be began. God willing, Amen…








